1. Mangkunegaran Performing Art

Sabtu – Minggu, 18-19 Maret 2017

Venue : Pura Mangkunegaran

Acara yang diadakan di Pura Mangkunegaran itu bakal menyuguhkan berbagai pertunjukan seni bernuansa Mangkunegaran. Dalam event tersebut banyak di gelar tarian dan juga pertunjukan wayang kulit pakeliran dan peragaan busana. Bahkan kuliner khas pura Mangkunegaran juga di sajikan dalam acara tersebut untuk memperkenalkan kuliner yang menjadi ciri khas Mangkunegaran yang jarang di ketahui masyarakat. Seperti puding tape, resep peninggalan dari Mangkoenegoro IV, ketan srikoyo, apem, bubur suran, weadng Secang dan masih banyak lagi.

Mangkunegaran Performing Art bukan saja diwarnai dengan penampilan karya asli dari Trah Mangkunegaran tetpi juga karya-karya yang sudah dikembangkan dari aslinya. Disini dapat dilihat bahwa seni tidak membosankan dan seni itu bisa fleksibel mengikuti perkembangan jaman sekarang ini. Mangkunegaran Performing Art akan diadakan pada 18-19 Maret 2017.

2. Kejuaraan Karate antar Mahasiswa se Asia Tenggara

Jumat – Minggu, 24 – 26 Maret 2017

Venue GOR Sritex Arena Solo

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO

Unit Kegiatan Mahasiswa Institut Karate-Do Indonesia Universitas Sebelas Maret (UKM INKAI UNS) Surakarta akan menggelar kejuaraan karate antar mahasiswa, di GOR Sritex Arena Surakarta, Jawa Tengah, Jumat-Minggu (24-26/3/2017).
Kejuaraan ini akan melebarkan sayapnya menjadi laga yang bertaraf Asia Tenggara dengan judul South East Asian Karate University Championship “Sebelas Maret Cup X”.

“Kegiatan ini rutin setiap dua tahun, namun kali ini akan melebarkan sayap hingga levelnya Asia Tenggara,” kata Ketua Panitia Kejuaraan “Sebelas Maret Cup X”, Roy Wardana,Jumat(30/9/2016).

Senada dengan level kejuaran tersebut, aturan pertandingan yang diterapkan juga akan disesuaikan dengan peraturan WKF (World Karate Federation), lembaga yang merupakan induk karate dunia.

“Nanti terkait berbagai penerapan teknis pelaksanaan, mulai dari pembatasan jumlah atlet tiap kontingen, perwasitan, hingga lapangan yang mengharuskan adanya kamera sebagai penunjang pelaksanaannya akan mengacu pada peraturan WKF,” tambah Roy.

Kejuaraan yang direncanakan masuk dalam serangkaian agenda Dies Natalis UNS ke-41 ini mengangkat tema “Karate for Unity in Diversity”.

“Dikarenakan banyaknya dan keberagaman aliran karate serta universitas di Asia Tenggara, diharapkan dengan adanya event kejuaraan ini dapat mendorong keberagaman tersebut untuk bisa bersatu melalui karate,” lanjut Roy.
Kejuaraan Semarcup X ini menerapkan sistem pendaftaran secara online.

Kontingen yang ingin mendaftar, cukup mengunjungi website resmi kejuaraan yakni www.sebelasmaretcup.uns.ac.id.
“Baik peserta dari dalam negeri maupun luar negeri, cukup mengunjungi website tersebut kalau ingin berpartisipasi,” tutup Roy.(*)

3. Solo Indonesia Culinary Festival

Kamis – Minggu, 6 – 9 April 2017

Venue : Benteng Vastenburg

Salah satu event tahunan yang sayang untuk dilewatkan adalah Solo Indonesia Culinary Festival (SICF). Sesuai dengan namanya, acara ini merupakan festival masakan tradisional Indonesia yang kelezatannya tentu tak perlu diragukan lagi. Selain menjadi ajang pecinta kuliner Indonesia, kini Solo Indonesia Culinary Festival juga menjelma menjadi salah satu ikon wisata kota Solo.

Festival masakan tradisional Jawa yang sudah terkenal kelezatannya serta makanan hasil kreasi dari hasil resep masakan Jawa oleh chef caliber nasional maupun internasional dikemas dalam acara Solo Indonesia Culinary Festival 2017. Dimeriahkan dengan lomba antar chef master. Acara ini diselenggarakan tanggal 6 – 9 April 2017, di Benteng Vasternburg.

Salah satu tujuan dari kegiatan ini adalah menjadikan Solo Indonesia Culinary Festival 2017 sebagai wadah yang menarik bagi masyarakat baik untuk menjajakan ataupun menikmati masakan tradisional yang murah dan enak. Selain itu acara Solo Indonesia Culinary Festival juga bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Solo. So, jika Anda berencana untuk berkunjung ke kota Solo minggu pertama bulan April nanti, jangan lewatkan acara menarik yang satu ini ya! Selain dapat menaikmati warisan masakan Jawa, Anda juga dapat ikut mengapresiasi karya anak negeri sekaligus ikut andil dalam melestarikan kuliner Jawa yang melegenda.

Selain menampilkan jajaran kuliner tradisional nusantara, dalam rangkaian Solo Indonesia Culinary Festival juga akan menampilkan puluhan demonstrasi cara pembuatan makanan tersebut.

4. Festival Parade Hadrah

Senin, 24 April 2017

Venue : Jalan Slamet Riyadi – Balai Kota

Festival Parade Hadrah diselenggarakan untuk memperingati Isra’ Miraj Nabi Muhammad SAW. Diharapkan acara tersebut dapat mewadahi seluruh seniman dan komunitas hadrah yang ada di Kota Bengawan.Pencanangan sementara itu, Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menambahkan pemerintah Surakarta mencanangkan Surakarta sebagai kota salawat. Pencanangan Surakarta sebagai kota salawat untuk menciptakan kondisi nyaman. Selain itu juga sebagai bentuk apresiasi terhadap kesenian dan kerohanian.

Walikota berharap salawat digerakkan di berbagai sudut kota. Sehingga tidak hanya gebyar saat parade salawat dan hadrah.Selain itu, parade hadrah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk mengembangkan budaya kesenian Islam.

Tak hanya itu, festival yang rutin digelar rutin tiap tahun itu juga sebagai pemersatu dan ajang silaturahmi umat islam di Kawasan Solo Raya.Berbeda dari tahun sebelumnya yang diadakan saat perayaan car free day (CFD), tahun ini memang sengaja mengambil momen hari libur Isra’ Mi’raj yang juga menandai salah satu momen terbesar untuk umat Islam.

5. Solo Menari 24 Jam

Sabtu, 29 April 2017

Venue : Kawasan Strategis Kota Solo

Acara ini diselenggarakan untuk memperingarti Hari Tari Sedunia yang jatuh pada tanggal 29 April setiap tahunnya. Solo 24 Jam Menari tahun ini merupakan gelaran yang keempat. Terdapat sekitar 2.500 orang yang akan berpartisipasi yang berasal dari Solo, luar Solo bahkan dari mancanegara. Terdapat beberapa tempat (stage) yang digunakan antara lain:

• Kampus ISI Surakarta,
• Plasa Sriwedari,
• Plasa Solo Square,
• Plasa Solo Grand Mall
• Solo Paragon.

6. Sittebiz 2017

Kamis – Minggu, 7 Mei 2017

Venue : Solo Pragon Mall

Merupakan event bisnis peluang investasi perdagangan dan pariwisata yang diikuti oleh Pemerintah Daerah, Kabupaten, Kota, Provinsi di Indonesia termasuk lembaga investasi perdagangan dan pariwisata swasta, dengan kegiatan meliputi pameran investasi (investmen), perdagangan(trade), pariwisata (tourism) famtrip dan bisnis meeting.

Acara ini merupakan expo yang menjadi suatu ajang untuk mengundang investor dengan menggunakan konsep wisata pengenalan. Akan terdapat stan-stan yang mengenalkan produk dan wisata dari berbagai daerah. Stan-stan tersebut memamerkan beberapa industri kreatif dari berbagai wilayah seperti Boyolali, Karanganyar, Bandung bahkan Jakarta.

Berbagai kerajinannya antara lain batik, industri kerajinan tembaga alumunium, kerajinan rotan, tas, dompet, camilan dan berbagai hasil Unit Kecil dan Menengah (UKM) lainnya.

7. Java Expo

Kamis – Minggu, 4 – 7 Mei 2017

Venue : Solo Paragon Mall

Sebuah Pameran Nasional yang mengkolaborasikan sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi. Diikuti peserta dan berbagai wilayah di Indonesia. Java Expo merupakan pameran produk-produk usaha kecil menengah dari seluruh Indonesia. Peserta dari Java Expo berasal dari Jawa Tengah dan luar Jawa Tengah. Beberapa kota yang ikut expo antara lain Kota Blitar, Bogor, Boyolali, Bengkulu, Wonosobo, Grobogan, Wonogiri dan kota lainnya.

Java Expo adalah wadah dan penyalur bagi pemerintah maupun para pelaku usaha yang bertujuan untuk memperkenalkan produk kepada masyarakarat sekaligus mampu menembus penjualan di pasar nasional maupun internasional. Kegiatan itu, kata dia, mempertemukan antara pedagang, perajin maupun distributor dengan konsumen secara langsung.

Selain pameran, displai, maupun demo produk unggulan, inovatif dan kreatif, pihak panitia juga menggelar workshop, menyiapkan strategi dalam menghadapi persaingan pasar global. Digelar pula budaya nusantara yang menampilkan seni dan budaya berbagai daerah di Indonesia. Acara pendukung, penganugerahan stand terbaik, talkshow, dan berbagai lomba/festival.

8. Solo Gamelan Festival

Sabtu, 6 Mei 2017

Venue : Benteng Vastenberg

Gamelan sendiri tak bisa lepas dari kebudayaan Jawa, yang biasanya ditampilkan pada saat acara pernikahan atau acara-acara resmi. Hadirnya Festival Gamelan Akbar menjadi wadah bagi Anda yang ingin menikmati music tradisi ini, tentu dengan kemasan yang lebih menghibur.

Berbicara tentang gamelan, Pemerintah Kota Solo mempunyai acara menarik yang bisa anda saksikan yaitu Solo Gamelan Festival. Acara ini pertama kali diadakan tahun 2014 di halaman Benteng Vastenburg. Tahun ini acara tersebut akan kembali digelar ditempat yang sama pada tanggal 6 Mei 2017 mendatang. Acara musik kontemporer semacam ini memang sangat bagus untuk disaksikan secara langsung.

9. Solo Trade Expo

Kamis – Minggu, 21 Mei 2017

Venue : Solo Square

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Surakarta bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan menggelar Solo Trade Expo untuk memperingati Hari Konsumen Nasional. Event ini diselenggarakan mulai 18-21 Mei 2017 di Solo Square.

Pameran yang diikuti 40 stand UKM yang terdiri dari produk craft, batik, fashion, jewelry, gift, aksesoris, dan lain-lain. Para pengusaha berasal dari Solo, Karanganyar, Kutai Timur, Lampung dan Kalimantan Tengah. Solo Trade Expo juga menyuguhkan demo produk industri, pergelaran Indonesia Art Performance, lomba menggambar dan mewarnai, jalan sehat, lomba stand up comedy, festival minuman tradisional, festival kuliner nusantara, solo highlight tour serta workshop dari Kementerian Perdagangan dan Perindustrian RI.

10. HUT Solo Car Free Day

Minggu, 28 Mei 2017

Venue : Jalan Slamet Riyadi

Hari Minggu tanpa kendaraan, bebas asap kendaraan atau disebut pula Car Free Day, sebagai salah satu ikon Kota Solo dan juga menjadi yang pertama di Indonesia. Dinas Perhubungan Komunikasi Dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta akan menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Solo Car Free Day Ke-7. HUT SCFD Ke-7 tahun ini rencananya akan berlangsung 21 Mei mendatang.

11. Waisakha Puja Raya

Sabtu, 3 Juni 2017

Venue : Candi Putih, Vihara Dharma Sundara Pucang Sawit

Perayaan Waisak 2017/2561 TB dengan Puja dan gelar seni budaya di Pelataran Candi Putih (Vara Stupa Sala Budha Prakasha).

12. Malem Selikuran

Kamis/Jumat, 15/16 Juni 2017

Venue : Keraton Surakarta Hadiningrat – Masjid Agung

Selikuran sendiri berarti 21 jika dalam Bahasa Indonesia. Banyak tradisi memeriahkan bulan Ramadan, salah satunya tradisi malam selikuran yang digelar oleh Keraton Surakarta Hadiningrat. Sebanyak seribu tumpeng dikirab dari Keraton menuju MasjidAgung Kota Surakarta. Seribu tumpeng tersebut menyimbolkan malam Lailatul Qodar yang lebih baik dari seribu bulan. Malam selikuran ini akan dilakukan kirab dimulai start dari Sitinggil Keraton Surakarta menuju Masjid Agung Surakarta.

Sehingga setiap malam selikuran Keraton Surakarta Hadiningrat selalu memperingatinya dengan pawai mengarak seribu tumpeng ke masjid Agung Surakarta. Tumpeng tersebut sebagai simbol doa. Tumpeng itu tidak diperebutkan, tetapi akan dibagikan kepada warga seusai didoakan di Masjid Agung Surakarta. Adapun isinya antara lain, ada kedelai hitam, lombok hijau, timun dan lain-lain.

13. Syawalan Solo Zoo

Minggu, 25 Juni 2017

Venue : Taman Satwa Taru Jurug

Bagi masyarakat Jawa, kupat (ketupat) dalam bahasa Jawa mempunyai makna yakni ngaku lepat (mengaku rasa bersalah). Sedangkan janur pembungkus ketupat diartikan sebagai nur (cahaya), di mana selama bulan Ramadan mendapat kebersihan jiwa dan raga. Sebelum pembagian ketupat dimulai, biasanya diawali dengan pertunjukkan drama Joko Tingkir.

Joko Tingkir sendiri termasuk salah satu pendiri dari Kerajaan Pajang yang merupakan cikal bakal berdirinya Kerajaan Mataram yang kini terbagi dua yaitu Keraton Kasunanan Surakarta dan Keraton Kasultanan Yogyakarta.

Para pengunjung terlihat menikmati dan menghayati drama Joko Tingkir, yang naik gethek atau rakit di Bengawan Solo hendak menuju Demak. Di tengah perjalanan, dia dihadang kawanan buaya dan terjadilah pertempuran sengit, namun bajul atau buaya itu bisa dikalahkan.

Kawanan buaya itu kemudian mendorong rakit Joko Tingkir hingga ke tujuan. Tepuk tangan penonton membahana ketika Joko Tingkir mampu mengalahkan kawanan buaya. Setelah berhasil menjadi raja, dia yang kemudian bergelar Sultan Adiwijaya membagi berkat ketupat yang disebarkan kepada pengunjung.

14. Bakdan ing Balekambang

Minggu, 25 Juni – 2 Juli 2017

Venue : Taman Balekambang

Event Bakdan Ing Balekambang diselenggarakan untuk menyambut wisatawan selama musim Lebaran 2017. Selama event berlangsung, lanjut dia, pengunjung Taman Balekambang akan disuguhi berbagai hiburan tradisional dan modern, seperti reog, sendratari, dan musik campursari. Pengelola optimistis berbagai suguhan tersebut bisa mengundang minat lebih dari 20.000 wisatawan untuk datang ke Taman Balekambang.

Selain kolam keceh, Endang membeberkan, ada wahana dan lokasi permainan lain yang bisa dinikmati wisatawan di Taman Balekambang. Beberapa wahana dan lokasi itu, antara lain prau layar, tangkap ikan, taman reptil, dan permainan anak. Event Bakdan Ing Balekambang juga bakal dimeriahkan dengan puluhan stan kuliner yang menyajikan berbagai makanan dan minuman tradisional khas Solo. Akan disediakan 45 stan. Stan menyediakan makanan tradisional, seperti cabuk rambak, nasi liwet, dan lain senagainya. Beberapa makanan kekinian, sepert burger, eskrim juga kami sediakan. Jadi hiburan musik, wahana permainan, dan sajian kuliner bakal tersedia lengkap saat pelaksanaan event Bakdan Ing Balekambang.

15. Grebeg Pasar

Selasa, 27 Juni 2017

Venue : Kraton Surakarta Hadiningrat – Masjid Agung

Satu lagi tradisi Keraton Kasunanan Surakarta yang masih berhubungan dengan hari besar, grebeg dan gunungan yaitu Grebeg Poso (Grebeg Puasa). Seperti pada umumnya grebeg yang rutin digelar oleh Keraton Kasunanan selalu mengusung gunungan kembar, jaler dan estri (pria dan wanita), dari Keraton menuju Masjid Agung Surakarta.

Dua jenis gunungan yang terdiri dari berbagai makanan tradisional dan hasil bumi itu adalah bentuk dari syukuran atas perayaan hari kemenangan atau perayaan Hari Raya Idul Fitri. Karena itu, tradisi Grebeg Poso Keraton Kasunanan Surakarta selalu digelar pada tanggal 2 Syawal atau pada saat hari libur perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Format kegiatan Grebeg Poso Keraton Surakarta tidak banyak berbeda dengan prosesi-prosesi grebeg lainnya yang juga rutin digelar pihak Keraton. Grebeg Poso Keraton Kasunanan Surakarta dimulai dengan kirab atau arak-arakan abdi dalem keraton mengusung gunungan kembar dari Keraton menuju Masjid Agung.

Dan sesampainya di Masjid Agung Surakarta, dua gunungan kembar itu akan terlebih dahulu didoakan sebelum akhirnya akan dibagikan kepada warga yang hadir. Prosesi ini dianggap sebagai simbolisasi rasa syukur pihak Keraton kepada Tuhan atas datangnya Hari Kemenangan yaitu Hari Raya Idul Fitri.

16. Bakdan neng Solo

Rabu – Jumat, 28 – 30 Juni 2017

Venue : Benteng Vastenberg

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo akan menggelar acara “Bakdhan Neng Solo” dengan menggelar pertunjukan Opera Ramayana.

Pertunjukan Opera Ramayana yang akan digelar di Halaman Benteng Vastenburg akan digelar tiga hari mulai tanggal 7 hingga 8 Juli 2016, serta lebih menekankan ke tokoh Hanoman. Opera Ramayana ini dimulai jam 19.30 WIB dan akan berlangsung selama dua jam. Akan disiapkan 3.000 tempat duduk serta karpet untuk penonton yang tidak mendapatkan tempat duduk, dan opera ini gratis bagi para penonton.

17. Festival Wayang Bocah

Sabtu – Minggu, 1 – 2 Juli 2017

Venue : Gedung Wayang Orang Sriwedari

Festival wayang bocah ini diadakan untuk meningkatkan minat dan hasrat para generasi muda untuk terus melestarikan kebudayaan Jawa yaitu wayang orang. Event ini merupakan perlombaan yang akan diikuti oleh beberapa sanggar di solo. Para pemain dalam festival ini sebagian besar adalah anak-anak sekolah. Para penontonnya pun sebagian besar adalah anak sekolah.

Dalam pagelaran wayang orang ini jalan cerita tidak ditentukan. Setiap sanggar akan menyajikan cerita yang berbeda yang sudah dikemas dengan unsur-unsur yang lebih modern sehingga dapat diterima oleh anak-anak generasi sekarang.

Dalam festival ini akan ada juri yang menilai dan untuk dipilih Juara I, II, III dan Putera Puteri pemeran terbaik. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 1 -2 Juli 2017 di Gedung Wayang Orang Taman Sriwedari.

18. Festival Kethoprak

Jumat – Sabtu, 7 – 8 Juli 2017

Venue : Taman Balekambang

Pementasan kelompok-kelompok kethoprak di wilayah eks Karisidenan Surakarta. Sebagai ajang regenerasi sekaligus upaya pelestarian bagi para pelaku kethoprak dan penontonnya.

19. Solo Batik Carnival

Jumat – Sabtu, 14 – 15 Juli 2017

Venue : Stadion Sriwedari – Benteng Vastenberg

Acara ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2008 sampai sekarang. SBC digelar untuk mengangkat citra batik dan Solo sebagai Kota batik. Agenda budaya Kota Solo tahunan ini mengambil rute start di Jl. Bhayangkara depan Stadion Sriwedari, menyusuri Jl. Slamet Riyadi mulai Sriwedari sampai Gladag, dan finis di Jl. Jenderal Sudirman depan Benteng Vastenburg.

Dalam acara tersebut juga akan diadakan pameran yang menampilkan expo batik dan multiproduk seperti kuliner dan lain sebagainya. Di sana juga dipamerkan kostum karnaval yang sudah dipakai tahun sebelumnya. Pengunjung yang tertarik bisa menjajal kostum karnaval dan berfoto di pameran.

Bagi peserta karnaval dengan kostum terbaik akan diberikan penghargaan. Begitu juga dengan peserta anak-anak, untuk meningkatkan minat anak-anak dalam ikut serta dalam acara tersebut.

20. Festival Keroncong

Jumat – Sabtu, 21 – 22 Juli 2017

Venue : Benteng Vastenburg

Solo Keroncong Festival adalah ajang untuk unjuk kebolehan bagi para seniman musik keroncong di kota Solo. Seperti yang kita ketahui bahwa musik keroncong adalah salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang patut untuk tetap dilestarikan keberadaannya dan dikembangkan. Acara ini akan menampilkan para seniman keroncong lokal, nasional, maupun internasional dalam upaya melestarikan musik tradisi dan memupuk rasa nasionalisme.

Dengan adanya Solo Keroncong Festival ini sangat diharapkan agar para kawula muda lebih tertarik lagi dengan musik ini mengingat minat mereka kepada genre musik yang satu ini bisa dibilang minim.

21. Semarak Budaya Indonesia

Kamis – Jumat, 27 – 28 Juli 2017

Venue : Taman Balekambang

Forum Pemuda Indonesia Kreatif (FPIK), sebagai penyelenggara SBI, mengadakan acara ini demi ikut berpartisipasi aktif meningkatkan dan mengembangkan rasa cinta terhadap seni dan kebudayaan Indonesia.

Caranya, melalui pementasan yang mengikutsertakan sanggar tari se-Solo Raya dan berbagai daerah lain. Event ini diselenggarakan untuk membangun ruang apresiasi sekaligus aktualisasi sanggar-sanggar seni.

22. Solo Investment Trade and Tourism Expo (SITTEX) & Gebyar Produk Unggulan Nusantara

Kamis – minggu, 27 – 30 Juli 2017

Venue : Solo Square/Solo Paragon Mall

Kegiatan ini bertujuan mempromosikan produk UMKM unggulan di Kota Surakarta. Selain itu kegiatan ini juga sebagai sarana mendukung investasi dalam menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha baru.

Pelaksanaan Sittex diharapkan menjadi tempat penjualan langsunh antara penjual dan pembeli sehingga mampu menciptakan iklim perdagangan yang kondusif bagi produk unggulan daerah. Sittex sekaligus digunakan untuk menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia merupakan destinasi wisata yang indah dan nyaman bagi wisawatan.

Bagi Solo, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan dapat mendorong investor untuk menanamkan modal bagi pembangunan Solo Utara. Pembangunan Solo Utara menjadi fokus pembangunan bagi Solo untuk.pemerataan pembangunan.

23. Grand Final Putera Puteri Solo

Sabtu, 5 Agustus 2017

Venue : Balaikota Surakarta

Acara ini merupakan puncak dari pemilihan Duta wIsata Kota Bengawan ini. Ajang tersebut merupakan acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta.

Peserta selain harus mengerti seluk beluk budaya serta bisa melakukannya, para peserta juga harus mengerti sejarah Kota Solo karena nantinya mereka akan menjadi duta wisata Solo. Sebelumnya mereka telah melalui sejumlah tahapan seleksi mulai dari tes tertulis, public speaking hingga wawancara dan akhirnya hanya 20 peserta yang ditetapkan sebagai finalis.

24. Pawai Pembangunan

Jumat, 18 Agustus 2017

Venue : Stadion Sriwedari – Balaikota Surakarta

Untuk menyemarakkan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Pemerintah Kota Solo menyelenggarakan acara gratis yang dapat dinikmati oleh para warga, acara ini disebut Pawai Pembangunan. Acara akan berlangsung pada tanggal 18 Agustus 2017 sore hari.

Start: Stadion Sriwedari

Panggung kehormatan: Plasa Sriwedari (pertigaan Pengadilan Negeri Solo)

Finish: Tugu Pemandengan Jl. Jenderal Sudirman (depan Balai Kota Solo)
Penutupan jalan:

– Perempatan Gendengan (RS DKT)
– Pertigaan Plasa Sriwedari
– Perempatan Ngapeman
– Perempatan Pasar Pon
– Perempatan Nonongan
– Bundaran Gladak
– Jl. Jenderal Sudirman

Keterangan: Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 15.00 dan selama pawai berlangsung.

25. Apresiasi Musik Kebangsaan

Jumat, 18 Agustus 2017

Venue : Benteng Vastenburg

Setelah Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72, satu hari berselang akan diadakan acara Apresiasi Musik Kebangsaan. Semangat nasionalisme akan digelorakan di pelataran Benteng Vastenburg, Solo, Jumat (18/8/2017) malam, Lantunan lagu-lagu bertema cinta Indonesia bakal dinyanyikan dalam Apresiasi Musik Kebangsaan.

Diharapkan perhelatan ini mampu memotivasi penonton agar semakin cinta Tanah Air yang berlanjut dengan kerja nyata demi Indonesia. Prioritas acara ini adalah anak muda. Melalui musik, diharapkan generasi muda supaya ingin berkontribusi bagi negara.

26. Solo Paragon Scout Festival

19 – 20 Agustus 2017

27. Festival Pesona Pasar Tradisional

Sabtu – Minggu, 19 – 20 Agustus 2017

Venue : Pasar Tradisional

Event dihelat untuk didedikasikan kepada para pedangang atas kegigihan, keramahan, dan perjuangan selama ini. Kegiatan ini adalah inisiatif dari pelaku, pecinta pasar tradisi, seniman dan budayawan. Mereka bergotong royong menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud pelestarian pasar tradisional yang ada di Kota Solo.

Event ini diharapkan dapat menaikkan derajat pasar tradisional dan menjadikannya sebagai destinasi wisata. Heru menambahkan, di tahun depan, Festival Pesona Pasar Tradisi rencananya digelar di lebih dari tiga pasar tradisional Kota Solo.

28. Bengawan Solo Travel Mart

Jumat – Minggu, 25 – 27 Agustus 2017

Venue : Beberapa Hotel

Kegiatan yang diprakarsai oleh Asosiasi Perjalanan Wisata (ASITA) DPC Surakarta ini diharapkan bisa menjadi salah satu solusi untuk memperkenalkan dan mengembangkan potensi wisata daerah khususnya Kota Surakarta. Selain itu event ini juga dapat dijadikan sebagai media edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap semua hasil kekayaan alam sekitar dan ke arifan budaya lokal.

Target Buyer dari event Bengawan Solo Travel Mart 2017 diantaranya ; Biro perjalanan Wisata (BPW) yang bergerak di Bidang Inbound; Coorporate yang bergerak dibidang Asuransi, Perbankan dan Farmasi; Event Organizer yang mengadakan kegiatan MICE; dan Media yang melakukan liputan tentang destinasi.

Sedangkan Target Seller Bengawan Solo Travel Mart 2017 diantaranya; Travel Agent yang menjual paket wisata tentang Solo dan Soloraya; Hotel sebagai penyedia Akomodasi untuk wisatawan; Restouran sebagai penyedia jasa makanan; dan Destinasi yang akan dikunjungi oleh wisatawan.

29. Grebeg Besar

Sabtu, 2 September 2017

Venue : Kraton Surakarta Hadiningrat

Kirab gunungan grebeg besar yang di gelar setiap tahun tambah putra PB XII, sebagai ungkapan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam grebeg tersebut, dua buah gunungan di kirab menuju masjid agung untuk di doakan para ulama, kemudian di perebutkan kepada masyarakat.

Pada saat Grebeg Besar, keraton akan mengeluarkan sepasang gunungan untuk dikirab menuju Masjid Agung Solo. Gunungan berisi hasil bumi tersebut didoakan dan biasanya diperebutkan oleh masyarakat sekitar yang hadir. Banyak makna dan filsafat yang bisa di ambil dalam tradisi peninggalan para wali di keraton Solo. Salah satunya sebagai sarana dakwah dan siar. Iring iringan kirab gunungan di ikuti para prajurit keraton, pengiring sorobalen dan para abdi dalem kraton Solo. Selain menggelar Grebeg Besar, Keraton Kasunanan Solo juga akan melakukan penyembelihan hewan kurban pada hari yang sama.

30. Solo International Performing Art (SIPA)

Kamis – Sabtu, Kamis – Sabtu September 2017

Venue : Benteng Vastenburg

SIPA atau Solo International Performing Arts merupakan event pertunjukan seni yang bertaraf internasional. Yang tampil di panggung SIPA tidak hanya seniman-seniman hebat dari tanah air saja namun juga dari beberapa negara lain. Tahun ini SIPA akan turut dimeriahkan oleh seniman-seniman dari Amerika Serikat, India, Singapura, Korea, Spanyol hingga Zimbabwe. Seni yang ditampilkan di SIPA bisa apa saja, termasuk seni tari, seni musik maupu seni peran
SIPA sudah ada sejak 2009. Pada awalnya penyelanggaraannya event ini diadakan di lapangan di kompleks Pura Mangkunegaran. Namun, dalam beberapa tahun terakhir venue SIPA pindah ke Benteng Vastenberg, termasuk untuk tahun ini. SIPA sendiri merupakan salah satu event budaya yang ditunggu-tunggu oleh masyarkat Solo. Event ini selalu tersedia secara gratis untuk siapa saja yang ingin menonton.

31. Festival Payung

Jumat – Minggu, 15 – 17 September 2017

Venue : Kelurahan – Kelurahan

Gelaran Festival Payung Indonesia (FPI) 2017 dilaksanakan mulai 15 hingga 17 September 2017. Festival ini dibuat untuk mempertemukan pelaku industri kreatif kreasi payung, penggiat pelaku seni karnaval serta masyarakat untuk melestarikan seni kerajinan payung Indonesia. Sederet acara menarik akan disuguhkan seperti karnaval payung, Solo Dance Festival, Pentas Tari Payung, Fashion Show Payung, pameran dan lomba foto, workshop dan melukis payung, sarasehan dan refleksi, serta Workshop World Culture Forum.

Didukung penuh oleh Kementerian Pariwisata, Festival Payung Indonesia juga diramaikan oleh datangnya kerajinan payung Asia seperti Kamboja, Thailand, Jepang dan Tiongkok, serta negara lainnya. Event kreatif ini memang tengah dipersiapkan termasuk mendatangkan para pengrajin dari berbagai kota lain.